Memeperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yg ke-64, kota Surakarta "Solo Hadiningrat" mengadakan karnaval Budaya yang di selengarakan pada tanggal 18 Agustus 2009 tepat di sepanjang jalan Slamet Riyadi. Karnaval ini cukup menarik minat masyarakat khususnya kota solo itu sendiri, akan tetapi masyarakat luar kota pun tak kalah tertariknya karnaval budaya kota solo. Turis asing pun menyabut gembira acara karnaval ini. Budaya ataupun kesenian yang ditampilkan sangat beragam, antaralain : reog ponorogo, teater, barongsai, permainan tradisional "engrang",kreasi baju batik "SBC", Tari-tarian, dan pertunjukan seni dari masing-masing daerah di kota solo.dll.. Acara ini perlu di tingkatkan dan dilanjutkan kedepannya, karena masyarakat sekarang kurang begitu mengenal kebudayaan daerah. Sangat menyedihkan bila kita sebagai masyarakat solo khususnya warga negara indonesia, tidak mengenal dan mengetahui kebudayaan daerahnya. begitu miris hati kita, melihat semua itu.
Budaya yang seharusnya kita bina dan dikembangkan, mengapa tidak menarik minat kita sebagai masyarakat untuk ikut melestarikannya. Padahal turis-turis asing setelah melihat kebudayaan dan seni daerah kita, mereka begitu tertarik terhadapa budaya kita. Para turis itupun rela meninggalkan negara meraka demi belajar kebudayaan kita. Lantas... dimana partisipasi masyarakat terutama warga indonesia?? Tidakah kita malu terhadap mereka. Budaya kita begitu banyak, jangan kita biarkan negara lain mengambil kebudayaan kita dan mengakuinya sebagai kesenian budaya mereka.
Negara Indonesia memiliki bermacam-macam suku bangsa, kebudayaan dan kesenian daerah yang tak terhitung banyaknya. Jangalah kita sia-siakan begitu saja, tunjukan pada negara lain bahwa indonesia memiliki begitu banyak keindahan dan keanekaragaman budaya. Semoga para generasi muda mampu melestarikan kebudayaan tersebut. Dengan kebudayaan itu, dapat menarik minat turis untuk berkunjung ke daerah-daerah di indonesia. SELAMATKAN KEBUDAYAAN DAERAH!!! LESTARIKAN DAN KEMBANGKAN.
Budaya yang seharusnya kita bina dan dikembangkan, mengapa tidak menarik minat kita sebagai masyarakat untuk ikut melestarikannya. Padahal turis-turis asing setelah melihat kebudayaan dan seni daerah kita, mereka begitu tertarik terhadapa budaya kita. Para turis itupun rela meninggalkan negara meraka demi belajar kebudayaan kita. Lantas... dimana partisipasi masyarakat terutama warga indonesia?? Tidakah kita malu terhadap mereka. Budaya kita begitu banyak, jangan kita biarkan negara lain mengambil kebudayaan kita dan mengakuinya sebagai kesenian budaya mereka.
Negara Indonesia memiliki bermacam-macam suku bangsa, kebudayaan dan kesenian daerah yang tak terhitung banyaknya. Jangalah kita sia-siakan begitu saja, tunjukan pada negara lain bahwa indonesia memiliki begitu banyak keindahan dan keanekaragaman budaya. Semoga para generasi muda mampu melestarikan kebudayaan tersebut. Dengan kebudayaan itu, dapat menarik minat turis untuk berkunjung ke daerah-daerah di indonesia. SELAMATKAN KEBUDAYAAN DAERAH!!! LESTARIKAN DAN KEMBANGKAN.

0 komentar:
Posting Komentar